Jika Hansip Takut Maling


Ada kejadian konyol di perumahan saya. Di RT tempat saya sebagai ketua, sudah dua bulan ini diberlakukan sistem portal yang buka dan tutup. Ada tiga portal. Dua portal di antaranya, ditutup sejak pukul 00.00 hingga menjelang Subuh. Satu portal buka-tutup, dengan dijaga Hansip.

Suatu malam, menjelang Subuh, di depan salah satu portal yang ditutup itu datang satu mobil Panther plad D, asal Bandung. Dari mobil itu, keluar beberapa orang yang berpakaian gaya preman. Kaos ketat, celana pendek, dan mereka ada beberapa yang berambut gondrong.

Hansip kami, ada dua orang yang bertugas. Salah satu melihat kejadian itu. Dia bernama Mada, umur hampir 60 tahun. Nah, karena takut, dia malah lari. Dia berlari ke Pos Hansip memanggil temannya. Padahal, dua petugas kami memegang HT. Bukannya dikontak memakai HT, justru berlari. Hansip yang satu, Mumu, sedang terlelap. Karena kaget, dia langsung menuju lokasi.

Dasar kartun, dua hansip kami sama-sama takut. Keduanya sembunyi. “Saya ngintip Pak RT,” kata Mada. Sedangkan Mumu berusaha menemui mereka, tetapi dilarang oleh temannya. “Saya takut ditembak Pak RT,” katanya.

Nah, di lain tempat, beberapa orang di mobil itu sudah duduk-duduk di pos hansip utama yang ada di depan. Mereka menunggu, mencari hansip. Maka, Mumu pun melaporkan ke Korkam, Pak Andi Aziz. “Pak Andi, ada banyak orang, kayaknya mau ngerampok,” kata Mumu lewat telepon.

Andi Aziz kaget. Dia lompat dari tempat tidur, dan menelepon rekannya sesama Korkam yang anggota marinir. Sial, yang anggota Marinir ini sedang piket. Maka, Pak Andi pun memberanikan diri ke Pos Hansip. Tak lama kemudian, dia kembali lagi, dan mencari 2 hansip kesayangannya.

Ke mana mereka? Ternyata telah sembunyi! Apa yang terjadi? “Mereka mencari hansip, mau minta tolong dibukakan pintu. Kok kalian malah sembunyi!” Walah….

Nah, dari situ saya bikin tata tertib hansip… ada Masukan? Silahkan ditambahkan ya…

RT 01/013 Bintang Metropol
Perwira, Bekasi Utara
Sekretariat Pos RT Blok B.3 No. 10

No. : II /TAP/05/09

Tata Tertib Hansip

1. Jam kerja dimulai dari Jam 7.00 sampai Jam 19.00, atau sebaliknya
2. Setiap masuk kerja harus absensi lebih dulu, dan kemudian serah terima dengan petugas sebelumnya.
3. Pakain seragam harus digunakan setiap hari. Siang memakai baju Security, malam hari dengan seragam Hansip.
4. Memulai kerja dengan berdoa. Kemudian membawa peralatan : HT, Handphone, Pentungan dan priwitan.
5. Pastikan bateri Hp dan HT dalam kondisi penuh. Jika masih kosong maka harus dicharge lebih dulu.
6. Setiap setengah jam, secara bergantian keliling ke rumah-rumah warga dengan menggunakan sepeda.
7. Setiap keliling wajib memperhatikan:
1. Rumah-rumah warga
2. Mobil dan kendaraan yang lalu lalang.
3. Jika ada orang atau mobil yang tidak dikenal, harus ditanya keperluannya apa.
4. Keliling Malam Hari, setelah jam 12 malam, disertai dengan pemukulan ke tiang listrik.
5. Jika ada yang mencurigakan DILARANG MELARIKAN DIRI ATAU SEMBUNYI.

8. Jika ada yang mencurigakan, maka langkah-langkah yang dilakukan adalah :
1. Kontak teman kerja agar segera meluncur ke lokasi
2. Dekati orang atau mobil yang mencurigakan sampai jarak aman
3. Tanyakan baik-baik: tujuan mau ke mana, siapa nama, dan minta perlihatkan KTP.
4. Antarkan orang yang bersangkutan sampai ke alamat yang dicari.
5. Tunggu sampai ketemu dengan orang yang dicari
6. Jika tuan rumah sudah yakin kenal maka bisa ditinggalkan.
7. Jika tidak memberi jawaban yang memuaskan atau tidak memberi keterangan, maka yang harus dilakukan:
8.7.1 Tungguin terus sampai dia pergi dari lokasi
8.7.2 Usir secara halus
8.7.3 Jika ada gelagat akan bertindak atau mengancam, maka teriak ”Tolong!” ”Maling!” atau semacamnya

9. Setelah portal ditutup di malam hari, apa yang harus dilakukan:
1. Salah satu petugas menjaga pintu di depan warung / Pasar Jubel.
2. Secara bergantian berkeliling
3. Setiap mobil atau motor yang masuk harus dihentikan: jika bukan warga, maka harus dimintai KTP, tanya nama, catat nomor kendaraan.
4. Jika ada warga di Blok B-4 (deretan Pak Junjungan) yang pulang malam atau ada tamu malam hari, maka harus dibukakan pintu portal.
5. Jika ada warga di daerah portal 2 yang dating malam hari, dengan meminta maaf lebih dulu, dipersilahkan untuk memutar saja.
6. Jika ada tamu malam setelah portal tutup, maka wajib diantar sampai ke alamat dan ketemu dengan tuan rumah. Berikutnya tetap waspadai pertemuan itu. Jika ada yang mencurigakan, jangan ragu untuk datangi lagi.
7. Jika ingin istirahat, maka TIDAK BOLEH di Pos RT atau di Masjid , tetapi harus dekat dengan portal atau di warung.

10. Tata Cara Menegor Tamu:
1. Hormat Lebih Dulu
2. Ucapkan Salam. Assalamu’alaikum atau selamat malam, selamat siang. ”Bisa dibantu Pak/Bu?”
3. Tanyakan tujuan, ”Mau ke mana? Ke rumah siapa?”
4. Jika dia menjawab tidak dengan sopan, maka jangan mundur. Harus lebih berani!! Gertak saja!!!

11. Tata Cara Mengusir Orang Yang Mencurigakan:
1. Tetap memberi salam dan ditanya keperluannya.
2. Dengarkan apa yang dia bicarakan. Antar sampai ke tempat tujuan, dan terus ditunggu.
3. Diajak ke rumah Pak RT atau yang ada di rumah, tapi jangan diminta masuk. Cukup sampai di depan pagar.
4. Diikuti terus ke manapun pergi
5. Diminta untuk meninggalkan tempat

12. Tata Cara Mengusir Salesman, Pengemis atau Pengamen
1. Datangi, beri salam.
2. Sampaikan permintaan maaf, bahwa warga kami keberatan menerima kunjungan Anda.
3. Jika membandel, giring saja keluar wilayah RT, dan monitor terus

13. Tata Cara Makan Siang, dan Sholat:
1. Selalu dilakukan dengan bergantian.
2. Jika harus pulang ke rumah, pastikan teman kerja sudah ada di lokasi sebelum meninggalkan tempat.
3. Karena itu, yang pulang lebih dulu, maksimal jam 12.30 sudah harus sampai lagi di Pos RT.
4. Jika ingin sholat, dilakukan bergantian.

14. Tata Cara Istirahat
1. Tidur Malam:
1.1 Sebelum jam 12 Malam dilakukan di Pos RT
1.2 Setelah jam 12 Malam dilakukan di dekat Portal 1 (warung)
1.3 Tidur tidak boleh bersamaan, harus bergantian
2. Tidur Siang DILARANG

15. Tata Cara Izin Tidak Masuk Kerja:
1. Jika di hari tersebut sedang sakit maka boleh izin tidak masuk dengan cara memberitahu lewat telepon atau menyuruh orang untuk melapor ke Koordinator Keamanan (Pak Andi / Pak Yosi)
2. Jika ada keperluan yang sangat mendesak, maka harus izin lebih dulu kepada Koordinator Keamanan dengan memberi alasan yang jelas. Jika alasan tidak kuat, izin tidak diberikan.
3. Jika tidak masuk kerja, tanpa pemberitahuan, maka akan kena surat peringatan dari Ketua RT.

16. Tata Cara Merawat Inventaris Kantor:
1. Peralatan yang melekat ke tubuh (baju/sepatu) harus tetap dirawat dengan cara dicuci dan distrika.
2. Peralatan elektronik harus dijaga agar tidak mudah rusak.
3. Jika menghilangkan inventaris RT maka yang bersangkutan akan mendapatkan Surat Peringatan dan mengganti dengan cara potong gaji.

17. Surat Peringatan
1. Surat Peringatan (SP) akan diberikan tiga kali. Setiap satu SP berlaku selama tiga bulan. Artinya, bila selama tiga bulan melakukan pelanggaran lagi, maka akan dikeluarkan SP lagi, sampai SP 3 yang artinya dipecat.
2. Yang menerima SP 1 dan SP 2, masih bisa terus bekerja asalkan tidak melakukan pelanggaran lagi.

18. Penghargaan
Bagi anggota Hansip yang berhasil menggagalkan upaya pencurian atau perampokan di wilayah RT 01/13 akan mendapatkan penghargaan berupa sertifikat dan berupa uang yang jumlahnya ditentukan kemudian.

Ditetapkan di Bekasi, 30 Mei 2009

Pracoyo Wiryoutomo Andi Aziz & Yosi
Ketua RT Koordinator Keamanan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s